728x90 AdSpace

iframe frameborder="0" src="http://sebar.idblognetwork.com/psg_ppa.php?id_blog=16756&sz=728x90" width="738px" height="100px" marginwidth=0 marginheight=0 >
Latest News

pengaruh sinar matahari untuk manusia

Pengaruh Sinar Matahari untuk
Manusia
Matahari penting untuk
kehidupan. Tanpa matahari,
maka tidak ada kehidupan di
bumi. Matahari berperan untuk
proses fotosintesis pada
tanaman. Selain itu, matahari
juga berperan untuk
merangsang tubuh untuk
menghasilkan vitamin D, yang
berfungsi untuk memetabolisasi
kalsium, sehingga membentuk
tulang yang kuat.
Sinar matahari, jika sedikit
memang bermanfaat untuk
tubuh. Namun, sinar matahari
yang berlebihan dapat
berbahaya bagi kulit. Bahkan
bahaya tersebut bisa meningkat
seiring dengan semakin
banyaknya sinar yang mengenai
kulit. Mengapa?
Matahari menghasilkan radiasi
yang mencapai permukaan bumi.
Radiasi matahari tersusun dari
sinar inframerah dan cahaya
tampak, serta sinar ultraviolet
dalam radius A dan B (UVA dan
UVB). Untunglah, atmosfer
menyerap berkas sinar kosmis,
berkas sinar gamma, dan berkas
sinar X yang dihasilkan matahari.
Selain itu, lapisan ozon di
atmosfer juga menghambat
radiasi ultraviolet C (UVC) dan
menyaring sebagian besar UVA
dan UVB. Sayangnya, lapisan
ozon ini sedang rusak di
berbagai tempat sehingga
radiasi ultraviolet atau sering
disebut UV semakin meningkat
belakangan ini.
Radiasi ultraviolet atau UV dapat
menyebabkan kerusakan kulit,
bahkan kerusakan kulit secara
permanen termasuk kanker kulit.
Radiasi ultraviolet (UV) dapat
menyebabkan kulit Anda
terbakar, serta menyebabkan
noda-noda cokelat serta
penebalan dan keringnya kulit.
Radiasi UV dapat merusak DNA,
menekan kekebalan tubuh, dan
mengaktifkan bahan kimia dalam
tubuh yang bisa menimbulkan
kanker. Efek negatif lainnya
adalah penuaan dini. Bahkan
belakangan diketahui bahwa
radiasi UVA menembus kulit lebih
dalam daripada UVB, sehingga
dapat menyebabkan kanker kulit,
dan bisa jadi menekan sistem
kekebalan tubuh.
Melindungi Kulit dari Matahari
Kulit Anda mempunyai sistem
perlindungan alami yaitu lapisan
melanin. Semakin cokelat warna
kulit Anda maka semakin tebal
lapisan melanin pada kulit Anda
sehingga memberi perlindungan
lebih banyak bagi kulit Anda.
Oleh karena itu, di kalangan
orang Afrika rendah sekali
terkena kanker kulit karena
pelindung alami mereka cukup
kebal untuk menghadang radiasi
ultraviolet (UV). Namun, bagi
mereka yang berkulit putih
memiliki lapisan melanin yang
tipis. Oleh karena itu, semakin
putih kulit seseorang, semakin
rentan terhadap radiasi
ultraviolet (UV).
Mengingat bahaya dari radiasi
ultraviolet (UV) matahari, maka
kulit perlu dilindungi meski
tubuh telah menyediakan sistem
perlindungan alami. Luka bakar
akibat radiasi sinar matahari bisa
menjadi kanker kulit 20 tahun
kemudian atau lebih. Oleh karena
itu, perlindungan bagi kulit
terhadap sinar matahari perlu
diperhatikan sejak dini.
Bagaimana cara melakukannya?
Berikut ini beberapa cara praktis
untuk melindungi kulit Anda dari
bahaya sinar matahari serta
mengurangi risiko terkena
kanker kulit.
Batasi waktu terkena sinar
matahari secara langsung,
terutama antara pukul 10.00
hingga 16.00. Karena pada saat
itu radiasi ultraviolet (UV) yang
berbahaya sedang pada
puncaknya yaitu pada saat
matahari sedang terik-teriknya.
Periksa seluruh kulit Anda
apakah ada kelainan atau tidak
sedikitnya setiap tiga bulan.
Sebelum melakukan aktivitas di
luar ruangan, gunakan tabir
surya (UV protection)
berspektrum luas dengan tingkat
SPF 15 atau lebih tinggi. Gunakan
juga tabir surya yang mampu
melindungi dari radiasi UVA dan
UVB (lihat artikel Tabir Surya
untuk penjelasan lebih lanjut).
Oleskan tabir surya ke
permukaan kulit sekitar 20 menit
sebelum Anda terkena sinar
matahari, lalu oleskan kembali
setelah 20 menit terkena sinar
matahari langsung.
Oleskan lagi tabir surya setiap
dua jam sekali sewaktu berada di
luar ruangan, khususnya jika
sedang berenang atau
berkeringat. Tabir surya mudah
terhapus karena keringat dan
juga handuk.
Kenakan pakaian yang
melindungi kulit seperti topi
dengan bibir topi yang lebar,
kaca mata hitam dengan lensa
pelindung anti UV, celana
panjang, pakaian lengan
panjang, ataupun jaket.
Sebaiknya kenakan pakaian yang
rajutannya rapat dengan warna
yang gelap karena memberi lebih
banyak perlindungan.
Mulailah melindungi kulit sejak
dini dengan mengajarkan anak-
anak Anda tentang bahaya sinar
matahari pada siang hari.
Hindari permukaan yang
memantulkan sinar matahari,
seperti air, pasir, lantai yang
kilap. Beri perhatian ekstra untuk
kulit Anda jika berada di daerah
tersebut.
Sebisa mungkin Anda berlindung
atau beraktivitas di tempat yang
tidak terkena sinar matahari
yang terik.
Lindungi Kulit Anda
Sinar matahari sangat penting
bagi kehidupan di bumi. Namun,
Anda perlu memperhatikan
dengan serius cara melindungi
diri dari matahari. Dengan
mengambil langkah-langkah
untuk melindungi kulit Anda dari
matahari akan sangat
mengurangi kemungkinan
kerusakan pada kulit Anda dan
berkembangnya kanker kulit.
Gunakanlah tabir surya dan
lindungi kesehatan kulit Anda
sehingga kulit Anda tetap terlihat
cantik dan segar.
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Item Reviewed: pengaruh sinar matahari untuk manusia Rating: 5 Reviewed By: Agus setyadi